Bupati Tiwi bersama para kyai melakukan ziarah di Makam Wali Perkasa, Rabu (23/9)

PURBALINGGA – Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) bersama dengan para ulama dan kyai melakukan ziarah ke makam leluhur yang ada di Kabupaten Purbalingga. Makam Leluhur yang dikunjungi Bupati Tiwi beserta rombongan para ulama dan kyai yakni Makam Arsantaka, Makam R. Sayyid Kuning, Desa Onje dan Makam Wali Perkasa, Desa Pekiringan.

Bupati Tiwi mengatakan kegiatan ziarah ke makam leluhur digagas oleh para kyai di Purbalingga. Kegiatan ini merupakan ikhtiar batin untuk mendoakan Purbalingga dan juga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang saat ini tengah diuji dengan adanya pandemi covid-19.

“Oleh karenanya pada hari ini (23/9) para ulama juga umaro bersatu untuk bagaimana mendoakan Kabupaten Purbalingga dan bangsa Indonesia agar segera diangkat dari pandemi covid-19,” kata Bupati Tiwi usai melakukan ziarah di Makam Wali Perkasa, Rabu (23/9).

Bupati Tiwi dan Para Kyai melakukan ziarah di Makam R Sayyid Kuning, Rabu (23/9)

Ia juga menuturkan di Tahun 2020, Purbalingga akan menggelar hajat besar yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Ia berharap agar pesta demokrasi bisa berjalan dengan lancar, Purbalingga tetap aman, damai dan kondusif.

“Warga masyarakatnya tetap guyub rukun, tetap bersatu dalam persatuan dan kesatuan walaupun berbeda pilihan,” ujarnya.

Dan tentunya ia berpesan agar siapapun nantinya yang memimpin Kabupaten Purbalingga dapat membawa Purbalingga lebih maju. Selain itu, juga dapat menghantarkan masyarakat Purbalingga agar lebih sejahtera dan dapat bersinergi dengan para ulama di Kabupaten Purbalingga.

Bupati Tiwi dan para kyai ziarah di Makam Wali Perkasa, Rabu (23/9)

KH Arif Musodiq, Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Quran Bukateja yang ikut dalam ziara ke makam leluhur mengatakan angka positif covid-19 di Purbalingga di era tatanan baru justru meningkat. Sehingga kegiatan ziarah ini sebagai bentuk ikhtiar dan permohonan kepada Allah aga bangsa Indonesia dan warga Purbalingga dibebaskan dari pandemi covid-19.

“Dan kami sangat berharap di era demokrasi menjelang Pilkada 9 Desember 2020 betul-betul kondusivitas Kabupaten Purbalingga terjaga,” kata KH Arif Musodiq.

Bupati Tiwi dan para kyai usai berziarah di Makam Arsantaka, Rabu (23/9)

Ia menuturkan siapun pilihannya, warga Purbalingga tetaplah saudara dan siapapun yang terpilih nantinya akan membawa Purbalingga menjadi lebih baik lagi. Karena bagaimanapun cita-cita bersama masyarakat Purbalingga bagaimana mewujudkan kabupaten yang baldatun toyibatun bisa tercapai.

“Insya allah semakin kita capai, semakin dekat kepada kenyataan, lebih sejahtera sesuai dengan visi misi Purbalingga betul-betul sejahtera dan berakhlakul karimah,” pungkasnya. (*)