PURBALINGGA – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Karanganyar Purbalingga masa khidmat 2021-2026 dilantik oleh Ketua PCNU Kabupaten Purbalingga KH Ahmad Muhdir, S.Ag., MM. K Djuremi Ibnu Marzuki terpilih sebagai ketua Tanfidziyah MWCNU Karanganyar berdasarkan Surat Keputusan PCNU Kabupaten Purbalingga nomor: 01/PC.II.35.12/A.II/SK.VIII/2021. Pelantikan berbarengan dengan diresmikannya gedung MWCNU Karanganyar oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM, Minggu (31/10).

Panitia pengadaan tanah dan pembangunan gedung NU, H. In’am Birohmatillah menjelaskan, gedung NU yang diresmikan berukuran 28 x 8 meter dua lantai dengan sumber dana swadaya warga NU Kecamatan Karanganyar. Bangunan yang direncanakan menelan Rp. 1,3 miliar saat ini baru menyerap anggaran sekitar Rp. 800 juta lebih dengan waktu pengerjaan sekitar 7 bulan. Bangunan megah tersebut menempati luas tanah 43,5 ubin dengan nilai tanah Rp. 300 juta.

Bupati Tiwi usai menandatangani prasasti gedung, mengapresiasi pembangunan gedung MWCNU Karanganyar. Pembangunan gedung NU tersebut menunjukan kekompakkan warga NU di Kecamatan Karanganyar.

“Saya dapat cerita terkait perjuangan gedung NU Karanganyar yang tidak mudah, karena harus membebaskan lahan, kemudian harus ada donasi yang disiapkan. Tapi luar biasa, disinilah keluarga besar Nahdlatul Ulama Kecamatan Karanganyar menunjukkan kesolidan yang sangat luar biasa.” katanya.

Dengan terbangunnya gedung MWCNU Karanganyar, Bupati Tiwi berharap, gedung yang dibangun selama tujuh bulan ini dapat memberikan kemanfaatan dan kemaslahatan. Ide dan gagasan baru juga diharapkan muncul setelah MWCNU ini memiliki gedung sendiri.

“Dari gedung ini akan semakin lahir gagasan-gagasan, terobosan-terobosan, ide-ide untuk kemajuan Nahdlatul Ulama kedepan, khususnya MWCNU Kecamatan Karanganyar.” tuturnya.

Tiwi juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pengurus lama MWCNU Karanganyar atas kiprah dan kontribusinya terhadap kemajuan Nahdlatul Ulama di kecamatan Karanganyar. Perjuangan pengurus lama diminta untuk dilanjutkan oleh pengurus baru.