PURBALINGGA – Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) menyampaikan cakupan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Purbalingga cukup membanggakan. Pasalnya capaian terakhir dosis pertama sudah mencapai 87,89 persen, dan dosis kedua sudah mencapai 65 persen.

“Kemudian untuk lansia atau masyarakat rentan sudah mencapai 70 persen, seperti intruksi dari pemerintah pusat untuk lansia harus dikejar minimal 70 persen dan kita sudah mencapai itu,” kata Bupati Tiwi saat Rakor Forkopimda terkait Penanganan Konflik Sosial di Green Sabin, Selasa (25/1/2022).

Vaksinasi untuk anak-anak 6-11 tahun yang bar berjalan satu bulan terakhir sudah mencapai 91 persen termasuk untuk SMP dan SMA. Cakupan vaksinasi yang membanggakan ini tentunya tidak lepas dari peran seluruh pihak.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu vaksinasi di Kabupaten Purbalingga baik TNI/Polri dan pihak lain yang tidak bisa disebutkan satu per satu serta antusiasme warga yang luar biasa,” ungkap Bupati Tiwi.

Bupati Tiwi menjelaskan saat ini Pemkab Purbalingga sedang mengejar untuk vaksin booster atau vaksin dosis ketiga. Vaksin booster sudah dimulai sejak minggu lalu dan kemarin sudah dilakukan untuk pelayan publik yakni ASN di lingkungan Pemkab Purbalingga.

“Senin (24/1/2022) ASN di lingkungan Setda Purbalingga sudah mendapatkan vaksin booster di Pendopo Dipokusumo,” terangnya.

Varian Omicron dan Kasus Aktif Covid-19 Perlu Perhatian

Bupati Tiwi menjelaskan berdasarkan informasi terakhir kasis aktif covid-19 di Kabupaten Purbalingga saat ini ada tiga orang yang terkonfirmasi positif. Satu dirawat dan dua lainnya menjalani isolasi mandiri.

“Oleh karenanya penting adanya Rakor ini untuk menyamakan persepsi. Apalagi dengan masuknya Omicron dan semakin bertambahnya kasus covid,” ungkapnya.

Bupati menegaskan perlu adanya upaya pembatasan kegiatan masyarakat sesuai dengan intruksi dari Menko Kemaritiman. Pemkab Purbalingga juga melakukan persiapan terkait pengaktivan kembali eks SMP 3 Purbalingga untuk mengantisipasi kenaikan kasus covid di Purbalingga.

“Kemarin sudah dilakukan proses pembersihan, penyemprotan desinfektan untuk disiapkan sebagai isoter ketika terjadi lonjakan kasus covid di Purbalingga. Yang kami harapkan jangan sampai terjadi lonjakan kasus covid,” pungkas Bupati Tiwi.