PURBALINGGA – Bupati Purbalingga akan melibatkan para Ketua Rukun Tetangga (RT) untuk turut mengawasi kualitas komoditas dalam Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Hal ini diungkapkan Bupati dalam acara Silaturahmi dan Halal Bi Halal bersama Aparatur Pemerintah di Kecamatan Karangjambu dan Karangreja, Selasa (31/5).

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM mengungkapkan beberapa waktu lalu kerap ada keluhan mengenai kualitas komoditas BPNT yang tidak bagus.

“Oleh karenanya, besok pak Ketua RT saya wajibkan setiap ada penyaluran bantuan, termasuk penyaluran BPNT panjenengan harus ikut mengawal, kalau ada komoditas-komoditas yang tidak bagus, speknya tidak sesuai, langsung laporkan ke dinas sosial, atau langsung minta kepada e-Waroeng¬†untuk mengganti dengan komoditas yang baik,” ungkap Bupati Tiwi.

Disamping dalam hal pengawasan, Bupati juga akan melibatkan Ketua RT dalam hal pendataan kesejahteraan sosial. Sebab jumlah Ketua RT di Purbalingga saat ini cukup banyak, yakni 5200 orang.

“Ketua RT juga lebih paham mengenai keadaan warganya, mana yang layak mendapat bantuan dan mana yang tidak, karena lingkupnya kecil,” katanya.

Bupati menyebut pelibatan Ketua RT ini penting dilakukan mengingat kerap ada aduan, bahwa bantuan-bantuan sosial yang diberikan dinilai tidak tepat sasaran. Bupati meminta, jika mendapati warga yang layak mendapatkan bantuan tapi belum mendapatkan apa-apa, maka Ketua RT bisa langsung lapor ke Dinas Sosial.

“Jadi panjenengan adalah kepanjangan tangan pemerintah yang nantinya selain ditugaskan dalam hal pendataan juga ikut dalam pengawasan, pendistribusian bantuan di lapangan.” katanya kepada para Ketua RT.

Bupati meyakinkan kepada para Ketua RT, bahwa tugas-tugas tersebut akan diganjar dengan honor dari Pemkab Purbalingga. Bahkan jika bisa sukses mengawal dan nyengkuyung apa yang ditugaskan maka tidak menutup kemungkinan akan ditambah. 

“Jadi para ketua RT ini harus semangat, selain bantu Kepala Desa dengan program-programnya juga bantu Bu Tiwi dengan pengawasan-pengawasan bantuan di lapangan,” kata Bupati Tiwi.